21 Aug 2026 Humas Berita Dibaca 21 kali

Besok, Bupati Halteng Sampaikan Orasi Ilmiah di Wisuda Unkhair

Besok, Bupati Halteng Sampaikan Orasi Ilmiah di Wisuda Unkhair

UNKHAIR, Universitas Khairun (Unkhair) akan mewisuda 855 lulusan program sarjana, magister, doktor, dan profesi dokter pada Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (22/8/2026).

Prosesi wisuda akan berlangsung di Aula Banau, Kampus I Unkhair, Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate. Agenda itu, Bupati Kabupaten Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si, akan menyampaikan orasi ilmiah.

Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKK) Unkhair, Ir. Nurdewi Rizka, S.P., M.Pd, mengatakan 855 lulusan yang akan diwisuda terdiri atas 829 pendaftar dan 26 mahasiswa dari yudisium lama.

"Wisuda Agustus 2026 ini diikuti 855 wisudawan. Mereka berasal dari berbagai fakultas dan program studi, mulai dari jenjang doktor, magister, sarjana hingga profesi," ujar Nurdewi saat ditemui di Aula Banau FKIP Unkhair.

Menurut Nurdewi, wisuda tidak semata-mata menjadi prosesi akademik untuk menandai berakhirnya masa studi. Momentum itu juga bagian dari upaya Unkhair melepas lulusan agar dapat mengabdikan pengetahuan dan kompetensinya di tengah masyarakat.

Orasi ilmiah, Bupati Dr. Ikram Malan Sangadji mengangkat tema "Optimalisasi Hilirisasi Industri Nikel Berbasis Inovasi dan Digitalisasi untuk Mewujudkan Masyarakat Tangguh, Inklusif, dan Berdaya Saing melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)".

Orasi itu menggunakan kerangka pemikiran "Transformasi Pengelolaan APBD Menuju Resilient Community". Tema ini berkaitan dengan perkembangan industri nikel, hilirisasi, inovasi, digitalisasi, serta tata kelola pemerintahan di Maluku Utara.

Nurdewi mengatakan, tema orasi ilmiah tersebut relevan dengan dinamika pembangunan daerah, khususnya di tengah berkembangnya industri pengolahan nikel di Maluku Utara.

"Tema orasi ilmiah ini, sangat relevan dengan perkembangan Maluku Utara, terutama terkait hilirisasi industri nikel, inovasi, digitalisasi, dan penguatan tata kelola pemerintahan," katanya.

Menurut Nurdewi, keterkaitan tema wisuda dengan isu yang diangkat dalam orasi ilmiah diharapkan dapat memberikan perspektif tambahan kepada para lulusan mengenai tantangan pembangunan daerah.

Wisuda, kata dia, tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga momentum bagi para lulusan untuk menerapkan pengetahuan, dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan dalam mendukung pembangunan.

"Harapannya, lulusan Unkhair mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat, baik melalui dunia kerja, kewirausahaan, pemerintahan maupun pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," harapnya.

Nurdewi, meminta seluruh wisudawan memperhatikan waktu kehadiran. Para wisudawan diminta sudah berada di Aula Banau, Kampus I Unkhair, pada pukul 07.30 WIT.

"Para wisudawan diminta hadir tepat waktu, pukul 07.30 WIT, agar seluruh rangkaian persiapan dan prosesi wisuda dapat berlangsung dengan tertib dan lancar," pinta Kabiro.

Sebanyak 855 wisudawan tersebar di sembilan fakultas. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 228 orang, disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 193, dan Fakultas Teknik (Gatel) 158 orang.

Rinciannya, Pascasarjana sebanyak 4 wisudawan, Fakultas Hukum 64 wisudawan, Fakultas Ekonomi 193 wisudawan, FKIP 228 wisudawan, Fakultas Pertanian 63 wisudawan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 37 wisudawan, Fakultas Ilmu Budaya 53 wisudawan, Fakultas Teknik 158 wisudawan, serta Fakultas Kedokteran 55 wisudawan.

Pada tingkat program studi (prodi) Manajemen mencatat jumlah wisudawan terbanyak, yakni 79 orang. Berikutnya Hukum 58 orang, PGSD 55 orang, Akuntansi 50 orang, Teknik Sipil 48 orang, Sastra Inggris 39 orang, Bahasa Inggris 38 orang, Teknik Pertambangan 32 orang, PAUD 29 orang, Teknik Elektro 27 orang, Farmasi 25 orang, Teknik Informatika 25 orang, dan Ekonomi Pembangunan 24 orang.

Dari 855 wisudawan tersebut, 829 merupakan pendaftar dan 26 berasal dari yudisium lama. Sementara itu, dalam data akademik tercatat 55 mahasiswa pada kolom sisa. (*)

Penulis: Polo |Foto: Istimewa