Momen 27 Ramadan, Rektor Unkhair Hadiri Prosesi Ela-Ela di Kedaton Ternate

UNKHAIR, Rektor Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdullah W. Habid, SE., MM mendampingi Sultan Ternate Hidayatullah Mudaffar Syah menyalakan obor induk perayaan tradisi Ela-Ela di Kedaton Kesultanan Ternate, Kelurahan Soa Sio, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Senin (16/3/2026) malam.

Prosesi adat Festival Ela-Ela digelar dalam rangka menyambut malam Lailatul Qadar pada 27 Ramadan 1447 Hijriah. Penyalaan obor dalam prosesi itu merupakan perayaan malam ke-27 Ramadan yang setiap tahun dilaksanakan oleh Kesultanan Ternate.

Tradisi ini menyedot perhatian masyarakat yang memadati kawasan kedaton untuk menyaksikan prosesi sakral tersebut.

Sekitar pukul 19.25 WIT, Sultan Ternate bersama Rektor Unkhair Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM menyalakan obor induk. Prosesi itu juga disaksikan Wali Kota Ternate Dr. M Tauhid Soleman, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, S. Ag., M. Pdi serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Sebelum obor dinyalakan, perangkat adat Kesultanan Ternate memimpin doa bersama. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi adat Kabasaran Uci yang telah diwariskan secara turun-temurun dalam tradisi Kesultanan.

Setelah prosesi penyalaan obor, rombongan Sultan bersama Rektor Unkhair menuju Masjid Sigi Lamo Kesultanan Ternate untuk melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah.

Rektor Unkhair, Prof. Abdullah W. Habid, mengatakan tradisi malam ela-ela merupakan warisan budaya yang sarat nilai keagamaan dan menjadi identitas masyarakat Ternate dalam menyambut malam Lailatul Qadar.

“Tradisi ini harus terus dijaga dan dipelihara karena mengandung nilai agama dan adat yang kuat dalam kehidupan masyarakat Ternate,” katanya.

Menurut Prof. Abdullah W. Jabid, Unkhair berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian adat dan budaya lokal sebagai bagian dari penguatan identitas masyarakat di Maluku Utara.

Perayaan bertajuk “Kabasaran Uci Malam Ela-Ela” itu juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Ternate, perangkat adat Kesultanan Ternate, Sekretaris Daerah Kota Ternate, bala kusu sekano-kano, serta masyarakat yang datang menyaksikan prosesi penyalaan obor di kedaton.*

_____________________________
Penulis: Polo |Foto: Chessa