Mirawati La Mari, Anak Yatim Piatu Jadi Wisudawan Lulusan Terbaik Dengan Predikat Pujian

Unkhair. Ac id. Yang memberikan motifasi Mirawati La Mari  untuk melanjutkan studi ke Pendidikan tnggi adalah sang ayah La Mari Sarete, beliau tidak ingin anaknya menjadi seperti dia yang hanya seorang buru tani kasar, dengan belajar yang tekun dan rajin membaca berbagai buku menjadikan Mirawati La Mari menjadi wisudawan terbaik dengan predikat pujian dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan program studi Matematika Universitas Khairun pada acara wisuda lulusan gelombang I Tahun Akademik 2018/2019 di aula Banau kampus I Jalan Bandara Babullah Ternate (Sabtu,30/3/2019).

Tahun 2015 Mirawati diterima sebagai mahasiswa Universitas Khairun dari jalur penerimaan SBMPTN , Mira panggilan akrabnya melamar program beasiswa bidikmisi sejak awal kuliahnya, sejak kecil Mira telah ditinggal oleh Ibunya yang telah meninggal, Mira hidup dengan Ayahnya yang hanya seorang petani, pekerjaan sang ayah kadang juga melaut itupun jika musim laut tidak bergelombang, pekerjaan ayah yang kadang Bertani dan kadang nelayan dilakoninya selama ini hanya untuk menambah biaya kuliah sang anak satu satunya,

Ketika mendaftar kuliah ayah Mira berpesan agar mira harus menjadi sarjana dan mendapatkan pekerjaan yang baik, ayah Mira tak ingin anaknya menjadi seperti dirinya, tekat untuk menjadi seorang guru disetujui oleh ayahnya, dengan memilih kuliah di Ternate sang ayah harus rela berjauhan dengan anak satu-satunya, hanya telepon yang menjadikan Mira dan ayah saling memberi kabar,  akhir tahun 2018 Ayah Mira harus meninggalkan dia untuk selamanya, dengan kepergian ayahnya, Mira terpaksa harus berjuang sendirian untuk menyelesaikan studinya yang hampir rampung, untuk bertahan hidup di Ternate, Mira harus irit dalam pengeluaran, setiap bantuan beasiswa yang masuk ke rekeningnya selalu ia sisipkan untuk keperluan hidupnya., teringat pesan ayah Mira yang selalu terngiang ditelinganya saat ayah menelpon mengabari keadaannya, almarhum selalu mengatakan harus bersabar menghadapi hidup dan jangan menangis jika mengalami kesulitan, ayah Mira mengingatkan agar segera selesaikan kuliah untuk berkumpul kembali bersama ayahnya.

Mirawati La Mari lahir di Ambon pada tanggal 20 Desember 1995, dia tidak menyangka menjadi wisudawan terbaik dengan predikat pujian di Universitas Khairun, Mira mampu mempertahankan skripsinya dengan judul “Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa SMA Dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel”. Dihadapan para penguji. Mira akhirnya lulus dengan predikat terbaik dengan IPK 3,92.

Mirawati La Mari tidak banyak mengikuti kegiatan ekstra kampus, kesehariannya hanya membaca buku dan mengulang materi kuliah yang diterimanya dari para Dosen, ketika dihubungi Humas Mira menceritrakan pengalamannya menjalani hidup tampa kedua orang tua, kadang jika waktu libur Mira sering membantu sepupuhnya berjualan, dari sepupuhnya ini, Mira sering mendapat bantuan biaya hidup jika beasiswanya belum diterima. Ketika ditanya siapa yang hadir nanti saat wisuda, Mira tak sanggup menahan air matanya, dengan isak tangis Mira menceriterakan keinginan sang ayah untuk hadir dalam acara wisuda. Beruntung ada keluarga Bapaknya Mira yang mendampinginya diacara wisuda, saat dipanggil untuk tampil didepan bersama keluarga, Mira tak mampu meluapkan air mata.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Diakhir  wawancaranya, Mira berpesan kepada teman teman mahasiswa yang masih duduk dibangku kuliah agar selalu giat belajar, perbanyak membaca buku dan selalu ingat perjuangan orang tua yang bekerja keras untuk membiayai Pendidikan kita. Humas

Please follow and like us:
20

Comments

comments

Top

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
https://www.facebook.com/Universitas-Khairun-196552343866215/
https://www.facebook.com/Universitas-Khairun-196552343866215/
https://www.instagram.com/universitaskhairun