Unkhair Dan Pemda Kota Ternate Gelar Diseminasi Pelaporan Gratifikasi Bagi Aparatur Sipil Negara

Unkhair.ac.id. Guna meningkatkan pemahaman Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah Kota Ternate, UNKHAIR bermitra dengan Inspektorat Kota Ternate melaksanakan Diseminasi Gratifikasi dan Mekanisme Pelaporan Gratifikasi bagi ASN yang bertempat di Aula eks Kantor Walikota, Kamis kemarin (20/12/2018). Workshop ini diikuti oleh ASN dilingkungan Pemerintah Kota Ternate sebanyak 130 orang.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UNKHAIR Syawal Abdulajid mengatakan bahwa Gratifikasi merupakan pemberian dalam arti luas sebagaimana diatur dalam UU Nomor 31 tahun 1999 jo. UU Nomor 20 tahun 2001, pemberian dimaksud harus dilaporkan berpedoman pada Peraturan KPK nomor 2 tahun 2014 joperaturan KPK nomor 6 Tahun 2015. Dalam kerjasama dengan Inspektorat Kota Ternate, padatahun 2017 telah terbentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) dimana UPG bertugas untuk menyebarluaskan pemahaman Gratifikasi sehingga diharapkan ASN menjadi lebih paham, dan bekerja professional, menolak Gratifikasi serta melaporkan Gratifikasi apabila menerima Gratifikasi sebagai perlindungan ASN yang diberikan waktu oleh UU dalam jangka waktu 30 hari.

Workshop Diseminasi ini dipandu oleh Arisa Murni Rada menghadirkan narasumber akademisi Universitas Khairun Dr. Faisal Malik, SH.MH yang membawakan materi terikait dengan Konsep Gratifikasi yang mengatakan bahwa Gratifikasi yang dimaksudkandalam UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 pada Pasal 12B merupakan pemberian yang wajib dilaporkan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan yakni 30 hari. Pelaporan Gratifikasi sendiri merupakan sarana perlindungan bagi ASN dari tindak pidana korupsi.

Selanjutnya, Siti Barora Sinay, SH.MH yang membawakan materi terkait dengan Sistim Pengendalian Gratifikasi termasuk Kanal Pelaporan Gratifikasi menjelaskan 3(tiga) kategori Gratifikasi yakni Gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan, Gratifikasi yang wajib dilaporkan serta Gratifikasi terkait dengan kedinasan berpedoman pada Peraturan KPK nomor 2 tahun 2014 jo peraturan KPK nomor 6 Tahun 2015, serta surat KPK Nomor B. 1341 tahun 2017 tentang pedoman dan batasan Gratifikasi. Pelaporan Gratifikasi dapat dilakukan melalui kanal pelaporan yakni Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), KPK RI, maupun Gratifikasi Online (GOL) pada http://gol.kpk.go.id atau melalui mobile.

Dalam Diseminasi ini juga dilakukan uji coba aplikasi GOL melalui mobile yang dilakukan oleh peserta melalui playstore. Mansur P. Mahli Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Ternate mengatakan pemberian tanda duka cita dalam keadaan musibah terutama bencana harus menjadi perhatian karena dalam situasi darurat terdapat bantuan yang diberikan karena empati dengan kondisi yang ada bernilai lebih dari 1 juta rupiah. Peserta lainnya Sumarni Syamsumdin menyatakan dengan sosialiasi ini kami ASN menjadi lebih berhati-hati dalam bertindak karena sudah terlalu banyak unit yang dibentuk dalam rangka pencegahan korupsi seperti Saber Punglidan UPG.

UPG Kota Ternate terbentuk berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 62 Tahun 2017 dengan sekretariat pada Inspektorat Kota Ternate. Pelaporan Gratifikasi melalui UPG dapat dilakukan dalam waktu 7(tujuh) hari kerja berlokasi di kantor Inspektorat Kota Ternate. Informasi lebih lanjut dapat disampaikan melalui email: upg.ternate@gmail.com ataupengelola UPG yang juga Sekretaris Inspektorat Kota Ternate Burhanuddin Syamsudin, SPd. Info dan Foto by. SBS. Humas

 

Please follow and like us:
20

Comments

comments

Top

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
https://www.facebook.com/Universitas-Khairun-196552343866215/
https://www.facebook.com/Universitas-Khairun-196552343866215/
https://www.instagram.com/universitaskhairun