Universitas Khairun Jalin Kerjasama Dengan Universitas Pertahanan

Unkhair.ac.id Penandatanganan  kesepakatan bersama antara Universitas Khairun dengan Universitas Pertahanan berlangsung di ruang Aula Nuku Gedung Rektorat Unkhair, kemarin (4 Desember 2018). Nota kesepakatan kerjasama ini meliputi bidang pendidikan melalui pengiriman dosen mata kuliah umum, penelitian bersama maupun kuliah kerja dalam negeri yang di Unhan merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dari Universitas Pertahanan mewakili Rektor Unhan untuk menandatangani MoU adalah Brigadir Jenderal AgusWinarna, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han), beliau adalah Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unkhan, untuk Unkhair yang menandatangani adalah Rektor Prof. Dr. Husen Alting,SH.MH.

Rektor Unkhair Prof. Dr. Husen Alting, SH.MH bersama Brigadir Jenderal AgusWinarna, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han), dari Unhan Menandatangani Kesepakatan Bersama

 

Dalam sambutannya Rektor Universitas Khairun Prof.Dr.Husen Alting,SH.MH mengatakan selamat datang kepada Brigadir Jenderal Agus Winarna, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han) beserta rombongan di Universitas Khairun. Unkhair sangat berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk bekerjasama dengan Unhan. Lanjut Husen Alting, Kerjasama dengan Unhan ini agar kita memiliki hubungan kerjasama dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan harapan alumni Unkhair bisa melanjutkan studi di Unhan, Untuk melanjutkan studi (S2) di Unhan harus menguasai standar minimum bahasa Inggris, untuk itu lanjut diharapkan kepada mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di Unhan agar dapat mempersiapkan dirinya dari sekarang, dengan kerjasama ini Unkhair akan merekomendasikan lulusan terbaiknya untuk kuliah lanjut di Unhan, kedepan diharapkan juga adanya kerjasama untuk program pascasarjana Unkhair dengan pascasarjana Unhan dengan cara adanya kuliah bersama antara pascasarjana Unhan dengan pascasarjan Unkhair.

Selanjutnya sambutan Rektor Universitas Pertahanan yang dibacakan langsung oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Brigadir Jenderal Agus Winarna, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han). Beliau menyampaikan permohonan maaf kepada Rektor Unhair beserta seluruh civitas akademika atas ketidakhadiran Rektor Unhan karena banyak pekerjaan penting yang harus diselesaikan, dalam kesempatan ini kami akan bacakan sambutan Rektor Unhan Letnan Jenderal TNI Dr. Tri Legionosuko, S.I.P., M.A.P.

Penandatanganan kesepahaman bersama antara Universitas Pertahanan dengan Universitas Khairun, merupakan suatu kehormatan bagi Unhan, karena dapat menjadi mitra Universitas Khairun, dalam mengembangkan tridharma perguruan tinggi yaitu bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. dengan penandatanganan mou hari ini, kita berharap agar unhan dan unkhair dapat segera merealisasikan bidang-bidang kerjasama yang dapat menjadi prioritas untuk segera diimplementasikan seperti bidang pendidikan melalui pengiriman dosen mata kuliah umum, penelitian bersama maupun kuliah kerja dalam negeri yang di unhan merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masya- rakat. Demikian yang dapat saya sampaikan pada acara penandatanganan mou antara universitas pertahanan dengan Universitas Khairun. kurang lebihnya mohon maaf, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan rahmat, bimbingan, perlindungan dan ridhonya kepada kita semua dalam pengabdian kita kepada bangsa dan negara melalui pendidikan.

Foto bersama setelah menandatanagi kesepakatan bersama

Setelah penandatangan MoU dilakukan, kegiatan selanjutnya adalah kuliah tamu  yang disampaikan oleh Brigadir Jenderal Agus Winarna, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han). Kuliah tamu ini mengusung tema Bela Negara dan Sosialisasi Tentang Universitas Pertahanan.  Dalam menyampaikan materinya Brigjen Agus Winarna mengupas tentang nilai nilai dasar bela negara, Pasal 9 UU Nomor 3 Tahun 2002, Ttg Hanneg “ Sikap dan perilaku warga negara yg dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yg berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara. “Upaya bela negara, selain sebagai kewajiban dasar manusia, juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yg dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsaI. Pasal 27 ayat 3 UUD NRI Tahun 1945 “Setiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya  pembelaan Negara” dan pasal 30 ayat 1 UUD NRI Tahun 1945 “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pertahanan dan keamanan Negara” .

Selain itu Brigadir Jenderal Agus Winarna, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han) menjelaskan bagaimana Pertahanan Negara dalam menghadapi ancaman militer serta peran rakyat dan segenap sumberdaya dalam menghadapi ancaman militer dan non militer. Lanjut Brigjen Agus Winarta yang menjelaskan lebih dalam tentang ancaman geopolitik dan geostrategi yang dibagi menjadi dua bagian yakni ancaman Nyata dan Belum Nyata. Beliau juga menjelaskan tujuan bela negara yakni menanamkan dasar pemikiran & tumbuh kembang sikap tingkah laku sebagai pejuang & kesatria Indonesia untuk mencintai tanah air indonesia dan Tumbuh kembang sadar berbangsa bernegara Indonesia serta selalu berpegang teguh persatuan dan kesatuan serta mengutamakan kepentingan umum diatas  kepentingan pribadi/golongan serta Tumbuh kembangkan keyakinan yg mendasar akan kebenaran pancasila sbg falsafah idiologi & Dasar Negara.

Brigadir Jenderal AgusWinarna, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han), memberikan kuliah dihadapan Mahasiswa Universitas Khairun

Selain menjelaskan tentang bela negara pada umumnya Brigjen Agus Winarta juga menjelaskan tentang bagaiman menciptakan semangat bela negara berwawasan kebangsaan dan berjiwa Pancasila di Perguruan Tinggi, melalui nilai nilai luhur bangsa dapat diberikan edukasi tentang wawasan kebangsaan bela negara kepada Mahasiswa di Perguruan Tinggi. Akhir dari pertemuan ini dapat disimpulkan Pertama ; penyelenggaraan pendidikan akademik dan vokasi hanneg serta bela negara dilakukan dalam rangka menghadapi faktor tantangan pengembangan SDM pertahanan yaitu bagaimana meningkatkan kemampuan kapabilitas warga negara maupun mengembangan kemampuan bela negara. Kedua, kegiatan ini  dilakukan  untuk melahirkan kompetensi dan kualitas  SDM sebagai komcad maupun komduk sistem pertahanan yang mampu mengantisipasi  permasalahan perubahan lingkungan strategis kedepan. Ketiga, model konsepsual dan strategi  pengembangannya dilakukan agar terbangun karakter individu mahasiswa yang  memiliki watak dan perilaku berdasarkan nilai nilai kepribadian bangsa dan Keempat adalah pengembangan kapasitas SDM  pertahanan  untuk memperkuat  pembentukan karakter bangsa sebagai salah satu esensi dasar bela negara dari hanya kemampuan kompetensi dasar menuju kapabilitas individu ( individual capability) yang mumpuni dalam rangka membangun ishaneg yang tangguh. *Humas

Please follow and like us:
20

Comments

comments

Top

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
https://www.facebook.com/Universitas-Khairun-196552343866215/
https://www.facebook.com/Universitas-Khairun-196552343866215/
https://www.instagram.com/universitaskhairun