Tingkatkan Layanan Publik, Tim Reformasi Birokrasi Unkhair Mengadakan Pelatihan SOP

Unkhair.ac.id. Demi peningkatan pelayanan publik di lingkup Univeritas Khairun maka tim reformasi birokrasi Unkhair mengadakan pelatihan Standar Operasional Prosedur Tahap I dan II yang dilaksanakan selama dua hari di aula Nuku gedung Rektorat Universitas Khairun Kemarin (Jumat/Sabtu 16-17 November 2018). Pelaksanaan reformasi birokrasi di Unkhair dengan program penguatan tata laksana, sala satunya adalah rencana aksi dalam program pelatihan SOP Tahap I dan II.

Dalam kegiatan ini diisi juga dengan penjelasan dan implementasi peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi nomor 71 tahun 2017 tentang pedoman penyusunan dan evaluasi peta proses bisnis dan standar operasional prosedur dilingkungan Kemenristekdikti. Kegiatan pelatihan ini menghadirkan nara sumber dari Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti, Ani Nurdiani Azizah serta Kepala Bagian Tatalakasan Biro Hukum dab Organisasi Dewi Yuliwati dan Kepala Subbagian Sistem dan Prosedur M.Ali Akbar.

Rektor Universitas Khairun Prof. Dr. Husen Alting, SH.MH dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada para nara sumber dan terima kasih sebesar besarnya yang dalam kesibukannya telah meluangkan waktu untuk berbagi bersama civitas akademika Universitas Khairun, khususnya kepada Ibu Ani Nurdiani Azizah yang tidak henti hentinya membantu Unkhair dalam menyiapkan berbagai perangkat baik penyiapan OTK Unkhair maupun produk produk hukum lainnya yang berkaitan dengan tata kelolah Perguruan Tinggi dilingkungan Universitas Khairun.

Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti, Ani Nurdiani Azizah Membeikan Materi Kegiatan Kepada Rektor Unkhair

Lanjut Prof. Husen Alting bahwa Universitas Khairun dalam menuju pada akreditasi institusi pada tahun 2020 sehingga nantinya awal tahun 2019 kami akan membentuk tim akreditasi institusi sekaligus untuk menidentifikasi berbagai regulasi yang diperlukan dalam rangka peningkatan tata kelolah Universitas Khairun kedepannya. Berdasarkan hasil identifikasi statuta kurang lebih ada 20 sampai 25 regulasi dalam bentuk peraturan Rektor maupun peraturan Senat yang telah ada untuk disiapkan, untuk itu Rektor bersama Senat akan melakukan pembahasan regulasi yang telah disiapkan oleh Lembaga Penjaminan Mutu maupun oleh unit unit terkait.

Pelatihan standar operasional prosedur (SOP) I dan II ini diharapkan oleh Rektor tidak hanya sebatas menyusun tetapi kemudian kedepan setelah kita terapkan kita akan lakukan evaluasi sampai sejaumana unit unit menerapkan SOP itu secara baik sehingga kita bisa mengidentifikasi dimana letak kelemahan dalam penerapan SOP sehingga menjadi dasar untuk perbaikan diwaktu mendatang.

Dengan didampingi oleh Kepala Satuan Pengawasan Internal Karmila Ibrahim,Sp.M.Sc, Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti, Ani Nurdiani Azizah tampil sebagai pemateri utama, beliau menyampaikan materi dengan judul “Peta Proses Bisnis” Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Ani Nurdiani Azizah  memulai materinya dengan menyampaikan Apa dan Mengapa Proses Bisnis? Apa dengan Mengapa BPMN? Konsep Pemodelan dan Elemen BPMN. Proses bisnis adalah koleksi dari aktifitas yang terstruktur pada suatu organisasi, yang menghasilkan produk atau layanan, untuk kebutuhan internal organisasi atau pelanggan.  Tiga jenis proses bisnis dalam organisasi yaitu 1. Proses Manajemen: proses yang mengelola pengoperasian dari organisasi, misalnya evaluasi kinerja pegawai, kepatuhan internal, pengelolaan renstra, dsb. 2. Proses Operasional: proses yang menjalankan fungsi utama dan menghasilkan nilai tambah untuk organisasi, misalnya pengadaan barang, produksi, pemasaran, dsb. 3. Proses Pendukung adalah proses yang mendukung proses utama, misalnya akuntansi, rekrutmen, pendukung teknis, pengelolaan infrastruktur, dsb.

Mengapa Perlu Proses Bisnis, Ani Nurdiani Azizah  menjelaskan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025. Salah satu sasaran dalam reformasi birokrasi adalah perubahan proses bisnis/tata laksana, yang didalamya termasuk prosedur operasi standar baik untuk kementerian/lembaga di pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara, Pasal 79:  Kementerian harus menyusun peta bisnis proses yang menggambarkan tata hubungan kerja yang efektif dan efisien antar unit organisasi di lingkungan Kementerian masing-masing. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara, Pasal 79: Kementerian harus menyusun peta bisnis proses yang menggambarkan tata hubungan kerja yang efektif dan efisien antar unit organisasi di lingkungan Kementerian masing-masing. Permen Pan RB no 11 Tahun 2015 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2015-2019.

Setelah Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti, Ani Nurdiani Azizah memberikan materinya, materi kemudian dilanjutkan oleh Kepala Subbagian Sistem dan Prosedur M. Ali Akbar dengan materi cara membuat SOP dengan menggunakan aplikasi BIZAGI.

Kepala Subbagian Sistem dan Prosedur M.Ali Akbar sedang memberikan materi

Mengapa bizagi ? Software untuk pemodelan BPMN yang mudah dipahami, cepat dikuasai, dan terbukti efektif dan efisien digunakan di berbagai industri yang menggunakan BPMN untuk menggambarkan proses bisnisnya. Bizagi adalah software opensource, yang bisa didapatkan dengan tanpa membayar lisensi. Proses bisnis yang dibuat dapat dipublikasikan dengan cepat ke dalam berbagai format (web, pdf, docx, sharepoint, wiki, dsb). Software terbaik di berbagai survey khususnya untuk software pemodelan proses bisnis.

Selanjutnya M. Ali Akbar  menjelaskan tentang pengertian standar operasional prosedur. Standar Operasional Prosedur adalah Serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan aktivitas organisasi, bagaimana dan kapan harus dilakukan, dimana dan oleh siapa dilakukan. SOP Administrasi Pemerintahan (SOP AP) adalah Standar operasional prosedur dari berbagai proses penyelenggaraan administrasi pemerintahan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Apa pentingnya SOP ? 1. Sebagai standarisasi cara yang dilakukan aparatur dalam menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. 2. Mengurangi tingkat kesalahan dan kelalaian yang mungkin dilakukan oleh seorang aparatur atau pelaksana dalam melaksanakan tugas. 3. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab individual aparatur dan organisasi secara keseluruhan. 4. Membantu aparatur menjadi lebih mandiri dan tidak tergantung pada intervensi manajemen, sehingga akan mengurangi keterlibatan pimpinan dalam pelaksanaan proses sehari-hari 5. Meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan tugas. 6. Menciptakan ukuran standar kinerja yang akan memberikan aparatur cara konkrit untuk memperbaiki kinerja serta membantu mengevaluasi usaha yang telah dilakukan. 7. Memastikan pelaksanaan tugas penyelenggaraan pemerintahan dapat berlangsung dalam berbagai situasi. 8. Menjamin konsistensi pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi mutu, waktu, dan prosedur. 9. Memberikan informasi mengenai kualifikasi kompetensi yang harus dikuasai oleh aparatur dalam melaksanakan tugasnya. 10. Memberikan informasi bagi upaya peningkatan kompetensi aparatur.

Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti, Ani Nurdiani Azizah serta Kepala Bagian Tatalakasan Biro Hukum dab Organisasi Dewi Yuliwati dan Kepala Subbagian Sistem dan Prosedur M.Ali Akbar sedang memberikan coaching clinic penyelarasan SOP Unkhair.

Pelatihan dilanjutkan dengan kegiatan coaching clinic untuk tim Reformasi Birokrasi, kegiatan coaching clinic ini berguna untuk penyelarasan SOP dengan Peta Proses Bisnis di lingkup Universitas Khairun, dalam kegiatan ini tim reformasi birokrasi banyak mendapatkan masukan bagaimana bentuk bentuk pelayanan publik serta syarat yang harus dipenuhi oleh tim reformasi birokrasi untuk mewujudkan proses pelayanan publik. *Humas

Please follow and like us:
20

Comments

comments

Top

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
https://www.facebook.com/Universitas-Khairun-196552343866215/
https://www.facebook.com/Universitas-Khairun-196552343866215/
https://www.instagram.com/universitaskhairun