Unkhair Tuan Rumah Pertemuan Mahasiswa JKAI

Unkhair.ac.id Seminar Nasional dan Sarasehan Ke XIV Jaringan Kekerabatan Antropologi Indonesia (JKAI) dengan tema “Menelusuri Jejak Maritim Dalam Perspektif Kebudayaan” berlangsung kemarin 12 November 2018 di aula Nuku gedung Rektorat Universitas Khairun.

Hadir sebagai pembicara adalah Bupati Halmahera Barat Denny Missy dan Guru Besar Antropologi Unhas Prof. Dr. Pawennari Hijjang, MA. Kegiatan ini diprakarsai oleh Mahasiswa Jaringan Kekerabatan Antropologi Indonesia yang berkesempatan hadir sebanyak 17 Universitas di seluruh Indonesia.

Bupati Halmahera Barat Denny Missy sebagai pemateri utama menyampaikan potensi wisata serta berbagai budaya, suku, ras dan agama yang terdapat di kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Barat sendiri memiliki kebudayaan yang sangat kental dengan kehidupan keseharian masyarakat Halbar. Selain mengenalkan budaya dan potensi kemaritiman yang ada di Kabupaten Halmahera Barat, Bupati juga menjelaskan visi misi pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dalam mengembangkan kebudayaan yang ada di Halmahera Barat.

Tampil sebagai pemateri seminar Prof. Dr. Pawennari Hijjang, MA  menyampaikan Urgensi Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Menurut UU No. 5/2017, lanjut Prof. Pawennari Hijjang  bagaimana kebudayaan bisa berguna (harkat/martabat dan ekspresi) dan juga menggerakkan perekonomian masyarakat dengan kebudayaan, agar kebudayaan agar maju dan bergerak dibutuhkan Peran negara dalam kebudayaan (fasilitator, patron, arsitek, engineer), untuk saat ini menurut Prof. Pawennari Hijjang “Kebudayaan” sudah dikeroyok oleh 22 Kementerian yang mengurusnya, namun masih saja ada hambatan seperti kebijakan kebudayaan selama ini berbasis asumsi, tidak data yang kuat, untuk itu diperlukan peran AAI, AJASI, dan JKAI.

Ide pemajuan kebudayaan bukan hanya tentang arti penting kebudayaan, implikasi terhadap haluan pembangunan menyeluruh (tata ruang, tata sosial masyarakat) untuk itu potensi daerah berbasis kebudayaan dikelola berkelanjutan dan menghasilkan revenue berguna untuk pendapatan bagi masyarakat dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Ketua Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Unkhair Safrudin Abdulrahman,S.Sos.M.A mengatakan seminar dan sarasehan ini diprakarsai oleh mahasiswa Antropologi yang ada di seluruh Universitas di Indonesia yang memiliki program studi antropologi. Lanjut Safrudin untuk Perguruan Tinggi di Indonesia telah baru 20 Universitas yang memiliki jurusan antropologi termasuk Unkhair sendiri. Sarasehan ini diagendakan setiap 2 tahun sekali, tahun ini Universitas Khairun dipercayakan sebagai tuan rumah pergelaran Seminar dan Sarasehan ke 14 ini. Seminar dan Sarasehan ini dimanfaatkan untuk melaksanakan pemilihan SEKJEN JKAI yang baru. *Humas

Please follow and like us:
20

Comments

comments

Top

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
https://www.facebook.com/Universitas-Khairun-196552343866215/
https://www.facebook.com/Universitas-Khairun-196552343866215/
https://www.instagram.com/universitaskhairun