Kementerian PUPR Direktorat PSPAM Akan Bangun Fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum Di Kampus

Unkhair.ac.id.  Usulan Rektor Universitas Khairun untuk membangun sistem penyedian air di kampus disetujui oleh Kementerian PUPR Direktorat  Jenderal Cipta Karya, Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, untuk realisasi pembangunan ini pihak Kementerian PUPR Direktorat PSPAM telah menunjuk Satker PSPAM Maluku Utara untuk melakukan pelelangan terhadap proyek pembangunan Penyediaan Sistem Air Minum.  Rektor Unkhair Prof. Dr. Husen Alting,SH.MH mengatakan surat usulan tertanggal 13 Februari 2018 perihal permohonan pembangunan fasilitas air minum kampus merupakan dasar dari pelaksanaan kegiatan ini, lanjut Prof. Husen Alting, kebutuhan air dikampus sangat besar peranannya untuk melayani ribuan orang yang setiap harinya melakukan aktifitasnya di kampus, sering kali kami mengalami kendala kerusakan mesin penyuplai air dan biaya operasional yang sangat besar.

Dalam pertemuan hari ini 26 Juni 2018 dengan Satuan Kerja PSPAM Maluku Utara membicarakan tentang rencana kedepan untuk realisai program kegiatan proyek ini, hadir dalam pertemuan ini Wakil Rektor III Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Syawal Abdulajid,SH.MH dan Kepala Biro Umum Ir. Ahmad Seng,MT dan Staf dari Satker PSPAM Malut. Kepala Satker PSPAM Malut Muhlis,ST.MT mengatakan ini adalah proyek percontohan dan di Indonesia baru Maluku Utara khususnya Ternate terpilih untuk menggunakan teknologi canggih ini, semua sistem akan menggunakan komputer dan air yang akan dihasilkan adalah air yang siap minum oleh siapa saja.

Selanjutnya tim teknis sekaligus pihak konsultan PSPAM Pak Tri, ST.MT menjelaskan maksud dan tujuan pekerjaan ini adalah membangun fasilitas air minum kampus Universitas Khairun untuk keperluan sanitasi dan air siap minum (air segar, air dingin dan air panas), tujuannya untuk memenuhi kebutuhan air dikampus baik untuk sanitasi maupun untuk dikonsumsi. Lokasi pembangunan adalah kampus Universitas Khairun kelurahan Gambesi Kota Ternate Selatan. Untuk biaya kegiatan pembangunan ini sepenuhnya dari APBN. Selain pembangunan fasilitas penyediaan air bersih proyek ini juga sekaligus membangun laboratorium analisis kadar air, kegunaan dari laboratorium ini dapat digunakan oleh pihak PDAM maupun pihak pengawas air minum di kota Ternate, selama ini uji kelayakan air minum dilakukan di Sulawesi Utara Manado, dengan adanya laboratorium ini pihak PDAM dan balai air dapat menguji kadar air yang layak dikonsumsi oleh masyarakat, laboratorium ini juga dapat dijadikan tempat berbagi ilmu dan informasi bagi mahasiswa Universitas Khairun sendiri.

Diharapkan dari proyek ini semua orang yang datang dikampus tidak lagi sulit untuk mendapatkan air untuk diminum maupun untuk keperluan lainnya. Untuk biaya perawatan dan operasional semuanya akan diserahkan kepada pihak Universitas,diharapkan dalam pengelolaan ini pihak Universitas Khairun dapat memanfaatkan dengan baik.

Semua fasilitas ini akan dinikmati oleh pihak Kampus ditahun depan (2019), untuk itu semua kebutuhan baik penyusunan perencanaan dan penyediaan lahan, penyediaan lembaga pengelolah dan biaya operasional  sudah disiapkan oleh pihak Universitas Khairun. (Humas)

Comments

comments