50 Orang Mahasiswa Unkhair Dapat Beasiswa Bank Indonesia

Penandatanganan addendum perjanjian bantuan beasiswa antara Universitas Khairun dan Bank Indonesia dilaksanakan di aula Maitara gedung Bank Indonesia Jalan Yos Sudarso Ternate (Senin, 28 Mei 2018). Penandatangan perjanjian kerjasama ini diikuti dengan acara seremonial penyerahan beasiswa kepada dua orang perwakilan Mahasiswa Universitas Khairun dan Institut Agama Islam Negeri Ternate, hadir dalam kesempatan itu Kepala Cabang Bank Indonesia Dwi Tugas Waliyanto, Rektor Universitas Khairun Prof.Dr.Husen Alting, SH.MH, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Syawal Abdulajid,SH.MH, Rektor IAIN Ternate Dr. Samlan Ahmad, M.PdI, Kasubag Kemahasiwaaan Unkhair Haris Idrus,SH.MH, Bagian Kerjasama dan Humas Unkhair. Mahahasiswa yang hadir berjumlah 100 orang terdiri dari 50 orang mahasiswa dari Universitas Khairun dan 50 orang dari IAIN Ternate.

Dalam sambutannya Kepala Cabang Bank Indonesia Maluku Utara Dwi Tugas Waliyanto mengatakan penandatangan MoU kembali karena ada perubahan dalam perjanjian kerjasama yakni perubahan kenaikan nilai bantuan beasiswa yakni per orang mahasiswa akan menerima 1 juta Rupiah perbulan selama satu tahun jadi masing masing mahasiswa akan mendapatkan 12 juta, pencairan beasiswa akan dilakukan 2 kali, untuk pencairan semester pertama akan dicairkan pada bulan Juni ini (2018), beliau mengatakan pencairan tidak dilakukan secepatnya akan mempengaruhi indeks kinerja Bank Indonesia. Pak Dwi berharap agar beasiswa ini dapat dimanfaatkan sebaik baiknya, Bank Indonesia tidak bisa mengontrol uang (beasiswa) ini untuk apa, bisa saja mahasiwa penerima dapat menggunakan uang itu untuk beli handphone, teraktir teman, untuk beli buku juga bisa, itu semua ada dikeputusan adik adik mahasiswa. Dwi berharap agar apapun yang dibelanjakan oleh mahasiswa ada kaitannya dengan pendidikan.

Proses pemberian beasiswa Bank Indonesia melalui seleksi yang sangat ketat, seleksi diawali dengan seleksi berkas di Universitas Khairun selanjutnya pihak Bank Indonesia melakukan seleksi dalam bentuk wawancara, proses ini sangat ketat dan ada mahasiswa yang diwawancarai sampai menangis ungkap Dwi dalam sambutannya, pihak Bank Indonesia ingin betul betul mendapatkan calon penerima beasiswa yang selain berprestasi juga mempunyai jiwa kepemimpinan, dari proses wawancara ditemukan aktivitas keseharian mahasiswa baik di kampus maupun di luar kampus, dengan cara ini Bank Indonesia akan mendapatkan alumni penerima beasiswa yang siap menjadi pemimpin di masa yang akan datang.

Rektor Universitas Khairun Prof. Dr.Husen Alting, SH.MH mengatakan atas nama intitusi menyampaikan banyak terima kasih kepada Bank Indonesia terutama pak Dwi yang tak henti-hentinya memberikan suport bukan hanya di beasiswa tetapi kepada kegiatan kegiatan kemahasiswaan lainnya,  dengan harapan kegiatan ini dapat terus ditingkatkan lagi, selanjutnya Rektor mengucapkan selamat kepada 100 orang mahasiswa yang hari merupakan orang pilihan, orang yang berbeda dengan 12 ribu mahasiswa di Universitas Khairun, dengan perbedaan ini harus menjadi semangat, kebanggaan dan juga sebagai motivasi agar anda (mahasiswa) harus lebih kreatif, lebih inovatif dibandingkan dengan yang lain.

Husen Alting berharap manfaatkan beasiswa ini sebaik baiknya, jangan investasi dihal hal yang tidak bermanfaat, beliau menyarankan agar dapat membelanjakan kapada hal hal yang berkaitan dengan pendidikan seperti menambah literasi dalam pembelajaran. Beasiswa ini juga dapat dijadikan tambahan modal kewirausahaan mahasiswa, jika kewirausahaan itu berkembang pihak Bank Indonesia dan Universitas Khairun akan memberi bantuan tambahan modal untuk pengembangan usaha mahasiswa. Lanjut Husen Alting saat ini jika mahasiswa putus kuliah karena kekurangan duit itu bukan karena porsoalan biaya tapi karena persoalan malas. Rektor Universitas Khairun Prof. Dr.Husen Alting, SH.MH berharap agar para penerima beasiswa ini dapat memanfaatkan sebaik baiknya beasiswa ini. (Humas)

Comments

comments